Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan Proses Ilmiah untuk Siswa Sekolah Dasar

Karimatus Saidah, Siti Zubaidah, Siti Malikhah Towaf

Abstract


Tujuan penelitian pengembangan ini untuk 1) mengembangkan instrumen penilaian keterampilan proses ilmiah untuk siswa kelas IV SD; 2) mengembangkan instrumen penilaian keterampilan proses ilmiah yang mengukur tujuan pembelajaran sesuai kompetensi yang dibelajarkan; 3) mengembangkan prototipe instrumen penilaian keterampilan proses ilmiah; 4) mengembangkan instrumen keterampilan proses ilmiah untuk diujicobakan kepada guru dan siswa kelas IV SD; dan 5) menghasilkan produk akhir instrumen penilaian keterampilan proses ilmiah untuk digunakan guru dan siswa. Model penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE (analyse, design, development, implementation, evaluation). Model ini dipilih karena adaptif, sistematis dan sesuai dengan penelitian pengembangan ini. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil validasi ahli pembelajaran dan penilaian menunjukkan produk sangat valid, sangat tuntas dan dapat digunakan. Hasil validasi pengguna menunjukkan produk dapat digunakan. Hasil uji coba menunjukkan produk dapat diterapkan dengan beberapa revisi pada penggunaan ejaan, kosa kata, penulisan, dan pedoman penilaian.Revisi produk dilakukan sesuai saran dari ahli evaluasi, ahli pembelajaran, pengguna, dan hasil uji coba.

Full Text:

PDF

References


Akbar, S. (2013). Instrumen perangkat pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Danks, S. (2011). The Addie model: Designing, evaluating instructional coach effectiveness. ASQ Primary and Secondary Education Brief, 4(5), 1–6.

Frye, R., McKinney, G. R., & Trimble, J. E. (2007). Tools and techniques for course improvement: a handbook for course review and assessment of student learning. Western Washington University.

Harlen, W., Bell, D., Devés, R., Dyasi, H., de la Garza, G. F., Léna, P., & Yu, W. (2012). Developing policy, principles and practice in primary school science assessment. Nuffield Foundation.

Harlen, W., & Elstgeest, J. (1993). Unesco sourcebook for science in the primary school. Unesco.

Hodgson, C., & Pyle, K. (2010). A literature review of assessment for learning in science. Citeseer.

Hu, C., Wong, W. Y., Fyfe, V., & Chan, H. (2010). Formative evaluation via technology-mediated peer assessment. EdMedia+ Innovate Learning, 1508–1513.

Kartono, K. (2011). Patologi sosial 2 kenakalan remaja cetakan ke-10. Jakarta: PT. Raja Grapindo Persada.

Kemendikbud. (2013). Standar proses pendidikan dasar dan menengah.

Kemendikbud. (2014). Penilaian hasil belajar oleh pendidik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah (No: 104).

Majdoddin, K. (2010). Peer assessment: An alternative to traditional testing. The Modern Journal of Applied Linguistics, 2(2), 396–405.

Shabaan, M., & Qureshi, R. (2006). Teacher leaders: Experiences of Pakistani teachers in leading school improvement activities.

White, E. (2009). Student perspectives of peer assessment for learning in a public speaking course. Asian EFL Journal, 33(1), 1–36.

Winnie, S. W. M. (2004). Assessing primary science learning: Beyond paper and pencil assessment. Asia-Pacific Forum on Science Learning and Teaching, 5(2), 1–27.

Zeichner, K. M., & Liston, D. P. (2013). Reflective teaching: An introduction. Routledge.




DOI: https://doi.org/10.47213/bp.v3i1.79

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Karimatus Saidah, Siti Zubaidah, Siti Malikhah Towaf

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Statistik BP


Belantika Pendidikan

Jendela Pendidikan Indonesia

Kayon Media

Lisensi Creative Commons

Belantika Pendidikan is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License